Minggu, 31 Maret 2013

ketika sahabat menjadi bangsat

Hai sobat ..
selamat pagi :D

Kalian punya sahabat ?
hem.. saya rasa pasti kalian "punya". sebernarnya saya juga punya beberapa orang yang bisa saya sebuat sahabat. tetapi dalam hati kecil saya saya ga percaya dengan teman yang bergelar 'sahabat' karena bagi saya gak ada yang namanya sahabat yang ada cuma teman dekat yang saling peduli dan mengasihi.

       Sahabat menjadi Bangsat, iya kasar memang.. tapi bagi saya itu pantas untuk orang orang yang mengaku sebagai sahabat kita tetapi tingkah atau kenyataannya mereka jahatin kita atau nusuk dibelakang kita.

singkat cerita , Dulu saya dekat sekali dengan salah satu teman saya , kita selalu pergi hangout berdua , cari cari tempat baru , seru seruan bareng , sedih sedihan pun pernah , senang sekali saat itu ketika saya berdua dengan dia, dunia serasa indah dan hati ga pernah ngerasa sepi karena saya tau dia pasti ada disisi saya , dan karena kedeketan kita , saya dan dia pun sempet mengakui bahwa kita ini sahabat.
dan ga kerasa waktu berjalan begitu aja , keika kita sudah mempunyai pacar masing masing jalan fikiran kita udah beda , kita udah ga bisa seru seruan bareng , bahkan buat cerita atau ketemu pun susah.
ketika itu , ada sebuah masalah yang bikin kita berantem dalam hati (masalahnya gabisa saya ceritain). itu bikin saya ga karuan , bikin saya terus bertanya tanya dalam hati , mana sahabat saya , mengapa kita jadi begini ? seolah ga saling kenal , tatapan dia pun berbeda ketika memandang saya, seolah dia benci dengan saya.. saya sempat mencoba minta maaf , berkali kali , tapi dia cuma bisa bilang iya , gapapa ko' gada apa apa- saya putus asa dan akhirnya saya memutuskan untuk yah biasa aja dan perlahan mulai melupaka kata 'sahabat' di antara saya dan dia.

Sebernenya saya ga pernah benci sama dia, tapi karena tingkah dia yang membuat saya enek dan memancing emosi saya, akhirnua saya pun terbawa suasana, ketika melihat dia saya seperti melihat musuh yang ingin saya terkam karena meledek atau meghina saya. entahlah mungkin itu hanya perasaan saya saja.

Sampai sekarang saya masih mencari sahabat sejati saya *jika memang sahabat itu ada*.
bagi saya sahabat yang baik itu, mereka yang selalu bisa mengerti bagaimana memperlakukan kita, mereka yang selalu bisa menasehati walau tak bertatap, mereka yang entah dimana tetapi selalu ingat dan merindukan kita, mereka yang selalu ada saat senang atau pun susah kita , mereka juga yang selalu mendoakan apapun yang terjadi diantara kita.

Bagi kalian yang sudah menemukan sahabat sejati, jaga dan sayangilah mereka seperti keluarga kalian. jangan pernah lepaskan, karena lebih baik kehilangan 1000 teman daripada kehilan 1 sahabat yang selalu setia menemani kita baik duka maupun suka  :)

Jumat, 29 Maret 2013

testing xD

hell ow guys,, hahaha
gue baru ngutak atik nih ,, biasa baru punya waktu luang,,
testing dulu boleh kan?
nama gue devina maulidya , lu bisa panggil gue vina :)